Select Menu

KERAJINAN HANDICRAFT CINCIN KHAS MAKRIFAT BUSINESS DESA TUTUL BALUNG JEMBER INDONESIA

Keris

NOMOR HP HOTLINE 08123489038

Kujang NOMOR HP HOTLINE 08123489038

Keris Kayu

" });

Keria Kayu Gaharu

Keris Kayu Sonokeling

Kujang

Keris Kayu Bertuah

Keris Panjang

M Imron Pribadi

M Imron Pribadi Yang jelas SBY harus usut tuntas kemana dana century lenyap, entah dimakan partai atau perorangan, hingga tudingan di makan team kampanya SBY, kalau emang tidak pakai yaa... buktikanlah wahai SBY presidenku....

02 Desember jam 22:53 · ·
Devi Faried
Devi Faried
Kalau urusan dgn duit yg banyak, para penegak hukum kita pd memble, kasihan minah. Hak angket apa bs diharapkan?
02 Desember jam 22:59 ·
Ervin Prihastanti
Ervin Prihastanti
Kalo tdk pakai,knp musti takut..Tinggal cari buktinya,gampang kan..?Ato mungkin ndak gampang cari buktinya..????
02 Desember jam 23:03 ·
Haji Adoen
Haji Adoen
Susah tuk cari bukti,soalnya bnyak yg trlibat.Justru bukti itu diatur sdemikian rupa spy tdk ada bukti,brng bukti dan pembuktian.Hukum hny ibarat mata pisau,tajam kbawah dan tumpul keatas.
02 Desember jam 23:17 ·
Devi Faried
Devi Faried
Kasihan negeri ini, betul kt mahfud md, negeri ini sdg d hukum tuhan.
02 Desember jam 23:26 ·
Haji Adoen
Haji Adoen
Setuju bnget,makanya jgn heran musibah dan bencana terus menerus terjadi tiada henti.Ujian mungkin,cobaan mungkin jg tpi sy mnganggap ini lbih k siksaan yg diberikn Allah Swt.
02 Desember jam 23:36 ·
Devi Faried
Devi Faried
Sby kemarin tdk terlalu tegas, bpk gk jelas, ppatk apalagi, yg hilang 6,7 t yg dicari 100an m, payah itu dia memble
02 Desember jam 23:46 ·
Lentera Redup GadingRetak
Lentera Redup GadingRetak
Pembuktian beserta Kejujuran dan Sportifitas!
02 Desember jam 23:48 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
makanya sebagai rakyat harus kritis dan tajam terhadap perkembangan langkah pimpinan kita yang tidak beres dan hobi korup, markus dan marjob serta jadi tikus negera.... walau cuma lewat fb...anggap saja ibadah... yaaa
03 Desember jam 0:02 ·
Yulie Mardiatmo
Yulie Mardiatmo
Lama dia mah om.,.lambat jalanny kayak ayam babon....
03 Desember jam 0:19 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
iya bener Yulie
03 Desember jam 0:24 ·
Agus Amir Riyanto
Agus Amir Riyanto
Katanya ga ngurusin politik? Ingat bos, kalau sudah politik, hukum benar salah itu samar lho? Dulu Gus Dur dan Soekarno jatuh di kasus yg ga jelas juga lho? Mana yg setan mana yg mailakat? Jadi penonton aja, Bos!
03 Desember jam 1:12 ·
Devi Faried
Devi Faried
Wkwkwkwkwkwk..... Ayam babon..... Lanjutkan!!!
03 Desember jam 5:11 ·
Siti Umi
Siti Umi
wah..., kalo sdh nyerempet masalah politik, gw mendingan diam boss...., takyuuuut....
03 Desember jam 7:44 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
tidak usah taku jeng....
03 Desember jam 8:31 ·
Arief Sudewo
Arief Sudewo
yg ngusut juga hrs dicurigai,,asale bisnis mereka n tmn2e terus terganjal oleh kebijakan2 dr menkeu....
03 Desember jam 8:44 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
semua harus dibuka dan benar-benar transparan termasuk kolusi dan nepotisme, karena rakyat sudah amat sangat super tidak percaya dengan penegak hukum dan juga aparat pemerintah yantg moralnya perlu di cuci pakai bycline dan direndam satu bulan penuh
03 Desember jam 9:38 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
kayaknya para penegak hukum kita perlu dilakukan baiat ulang pengakuan dosa dan sholat jamaah taubatan nashuhah semua, biar negeri ini tidak kena dampak kelakukan bejatnya para pejabat koruptor dan sekedar numpang makan saja untuk keluarga dan golongannya. malu dong yaaa.. wahai pejabat... hehehhe... sadis amat yaaa...biar dech... biar tobat semua...kalau perlu bunuh diri aja dech...
03 Desember jam 9:43 ·
Devi Faried
Devi Faried
Jgn lupa kt juga harus tobat. Biar kompak, adakan tobat akbar mudah2an bs jadi tolak bala
03 Desember jam 14:00 ·
Joko Sumitro
Joko Sumitro
percuma kalau mengadakan tobat kompak itu..kalau tidak dari hati nyaaa yang paling dalam..dananya udah di makan oleh tikus tikus berdasii...
03 Desember jam 15:27 ·
M Imron Pribadi
M Imron Pribadi
yach... betus mas joko...
06 Desember jam 9:23 ·


Wahai Bapak SBY Presidenku
Telah dititipkan amanat negriku padamu
Telah kau arungi samudra problema dalam hidupmu
Telah kau genggam nafas nasib negriku dalam jemarimu

Wahai Bapak SBY Presidenku
Sudah saatnya kau keluarkan senjata ampuh saktimu
Senjata sakti mandra guna buat tumpas penghalang negeriku

Wahai Bapak SBY Presidenku
Bukan pasukan dan pengawal yang menyelamatkanmu
Bukan dukungan dan pujian yang membangkitkanmu
Bukan pula negeri adidaya yang mendukungmu


Wahai Bapak SBY Presidenku
Senjata ampuh sakti mandra guna telah kau genggam dalam jemarimu
Buang sifat riya’ ujub sum’ah dalam dirimu
Buang anak dan cucu serta keturunannya dari safat itu
Itulah belenggu jiwa yang mengganggumu
Takdirkan dirimu hanya tulus ikhlas mengabdi pada negerimu
Semua hanya karena Tuhanmu……………


Wahai Bapak SBY Presidenku
Hanya satu hati yang terisi nama Tuhanmu
Buang seluruh mahluk dalam hati
Hanya satu hati yang terisi nama Tuhanmu
Hati yang terisi asma dan sifat-sifat Tuhanmu

Wahai Bapak SBY Presidenku
Maka semua akan menjelma dalam setiap nafasmu
Maka semua akan menjelma dalam setiap pikiranmu
Maka semua akan menjelma dalam setiap langkahmu
Maka semua akan menjelma dalam setiap tanganmu
Maka semua akan menjelma dalam setiap kakimu
Maka semua akan menjelma dalam setiap gerak jasmani dan rohanimu



Yaa... ALLAH
Yaa... Tuhanku


Yaa... ALLAH
Ampunilah segala dosa presidenku yang lalu dan yang akan datang
Ampunilah dosa presindenku yang dia sengaja dan tidak dia sengaja
Ampunilah dosa kedua orangnya dan anak istri presidenku
Ampunilah dosa umat muslim dan muslimat

Yaa... ALLAH
Ampunilah kesalahan orang lain terhadap presidenku
Ampunilah kesalahannya yang disengaja maupun tidak
Ampunilah kesalahan orang yang dikenal maupun tidak oleh presidenku
Ampunilah kesalahan saat ini dan akan datang

Yaa... ALLAH
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam diri presidenku setiap saat dan senantiasa
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam fikiran presidenku selalu
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam hati presidenku selalu
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam prilaku presidenku selalu
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam mata presidenku pada saat dia melihat
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam kaki presidenku pada saat dia berjalan
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam nafas presidenku pada saat dia bernafas
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam aliran darah presidenku
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam suka duka presidenku
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam mulut presidenku pada saat dia bicara
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam tangan presidenku pada saat bergerak
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam amarah presidenku pada saat dia marah
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam telinga presidenku pada saat dia mendengar
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam kulit presidenku pada saat dia menyentuh
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam hidung presidenku pada saat dia mencium
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam dzakar presidenku pada saat nafsunya bergelora
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam kelemahan presidenku sebagai hambaMu

Yaa... ALLAH
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat berfikir
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat bernafas
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat berjalan
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat mencium
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat bahagia
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat bekerja
Hanya dengan KehadiranMu presidenku dapat segalanya
Hingga presidenku dapat menaklukkan dirinya
Untuk presidenku persembahkan terhadapMu
Untuk mati dan hidup presidenku karena kehendakMu dan kehadiranMu

Yaa... ALLAH
Maafkanlah atas doa kebodohanku Kepada Presidenku Yaa... ALLAH
Hadirlah Yaa... ALLAH dalam segenap dirinya. Amin



Created by : M.Imron Pribadi
http://www.imronpribadi.space.live.com
http://www.imronpribadi.blogspot.com
http://www.imronpribadi.wordpress.com



Created by : M.Imron Pribadi